Sabtu, 16 Maret 2019

Iman dan Makmum.menjadi Satu

IMAM DAN MAKMUM MENJADI SATU.


Mp3 Player Imam dan Makmum Jadi Satu
Tinggal Klik linten in browser

 Dalam sholat berjamaah, seorang makmum tidak boleh mendahului imam  dalam setiap gerakan di dalam sholat. Seorang Imam adalah pemimpin di dalam sholat, menjadi panduan dan penuntun bagi makmumnya.

Begitu juga dalam sholat sendiri kita juga bisa “berjamaah”, yang menjadi imam adalah sejati diri atau hati nurani, sedangkan yang menjadi makmum adalah raga, cipta (pikiran), perasaan dan jiwa.

Jangan takbir sebelum sejatidiri/hati nurani menyuruh takbir, jangan membaca fateha jika sejatidiri/hati nurani menyuruh membaca fateha.  Begitu juga jika sejatidiri/hati nurani menyuruh  ruku’, maka kita akan ruku’, jika sejatidiri/hati nurani menyuruh sujud, maka kita akan melakukan sujud. Begitu seterusnya dari takbir sampai salam.

Oleh karena itu mengapa di dalam sholat ditekankan harus khusyu’ dan letaknya di hati, karena di situlah sejatidiri atau hati nurani kita yang harus menjadi imam bagi diri kita. Dengan begitu maka imam dan makmum telah menjadi satu.

Kenyataannya kita belum bisa menjadi imam bagi diri kita sendiri. Ketika sholat  tubuh melakukan sholat, mulutnya komat-kamit, tetapi pikiran dan hatinya terbang melayang melamun tidak karuan.

Apalagi dalam kehidupan sehari-hari maka akan semakin berantakan dalam menjalani hidup, antara hati dan prilakunya tidak sama, antara yang diucapkan dengan hatinya bertolak belakang sehingga hatinya menjadi hitam dan tertutup.

Banyak orang yang sholat berjamaah, tetapi hakekatnya sholat sendirian hanya raganya saja, sedangkan hati dan pikirannya pergi entah kemana. Disisi lain ada orang sholat sendirian, tetapi hakekatnya dia sholat berjamaah. Itulah Imam dan makmum telah manunggal menjadi satu.

0 komentar:

Posting Komentar