Hubungan Unsur Manusia Dengan Gerakan Sholat
Manusia di ciptakan dari 2 unsur yaitu unsur jasad dan unsur roh. Unsur jasad tercipta dari 4 unsur yaitu
1. Api
2. Udara
3. Air
4. Tanah
1. Unsur Api
QS. Al Baqarah (2):24.
Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) - dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orangorang kafir
Hubungan dengan Sholat yang tercipta unsur api di mana unsur api tercipta dan bisa di kendalikan
Gerakan pertama dalam sholat adalah berdiri. Ini adalah sama dengan sifat nafsu amarah dimana nafsu ini tercipta dari unsur api.
Sifat api salah satunya adalah selalu berdiri. Disinilah nafsu amarah yang ada pada diri manusia disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu anasir api) dengan bacaan-bacaan ketika berdirinya sholat yaitu antara lain bacaannya adalah ALLAHU AKBAR dan bacaan surat AlFatihah. Ketika kita membaca Allah hu akbar di sini proses menggulung sifat amarah dalam diri kita di fanakan dengan menyatukan atau menghilangkan sifat sifat amarah sehingga kita dapat bersatu kepada dzat Allah swt
Jika proses memfanakan Sifat Api dalam diri kita bisa kita taklukan maka setelah sholat kita bisa mengendalikan sifat sifat amarah yang muncul dari dalam diri kita sehingga yang ada hanya sifat ketenangan semata. 2.Unsur Udara
QS.Shaad (38):71-72
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.". Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya."
Hubungan dengan unsur udara dalam sholat Rukuk dalam sholat jika digambarkan badan kita dari pinggul sampai ke kepala akan membentuk sebuah garis horizontal. Ini sama dengan sifat angin yg biasanya bergerak secara horizontal dan nafsu lawwamah tercipta dari unsur saripati angin ini, dimana sifatnya adalah cenderung tidak punya pendirian, selalu menyesali diri, malas, selalu menuruti birahi/sex yg over dan nafsu makan yg terkadang berlebihan. Sifat ini biasanya dimiliki oleh binatang ternak. Jadi nafsu ini identik dengan nafsunya binatang ternak yang hanya makan, malas dan birahi/sex saja yang ada di otaknya.
Dalam gerakan rukuk sholat inilah nafsu lawwamah / kebinatangan yang ada pada diri manusia disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu ke anasir angin) dengan bacaanbacaan ketika rukuknya sholat yaitu bacaannya adalah ALLAHU AKBAR, SUBHANA RABBIAL ADZIMI WA BIHAMDIHI 3x
3. Unsur Air
QS.Al Furqaan (25):54.
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.
Hubungan dengan unsur air dalam Gerakan sholat adalah sujud. Sujud merupakan symbol dari sifat rendah diri dihadapan sang Pencipta. Saat sholat kepala / muka berada di bawah selevel dengan telapak kaki. Ini sama dengan sifat air yang selalu mencari tempat yg terendah. Lihatlah air, dia selalu mencari dataran yg lebih rendah. Ini menandakan air selalu dalam keadaan bersujud dimanapun berada.
Unsur Dalam gerakan sujud pada sholat ini anasir air atau nafsu mulhimah yang ada pada diri manusia disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu ke anasir air) dengan bacaan-bacaan ketika sujudnya sholat.
4. Unsur Tanah.
QS.Shaad (38):71-72 (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.". Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya."
Hubungan dalam gerakan sholat adalah duduk diantara dua sujud. Duduk diantara dua sujud disini artinya badan atau jasmani kita mendekat ke arah tanah dan memang salah satu unsur penciptaan manusia adalah dari tanah. Dalam gerakan duduk diantara dua sujud ini dimaksudkan untuk menyempurnakan nafsu mutmainnah agar sempurna kembali keasal kejadiannya yaitu anasir / unsur tanah, dengan bacaan takbir dan Robbighfirli warhamni…….dst.
Nafsu / jiwa mutmainnah ini juga tergolong nafsu yang selalu mengajak kearah kebaikan, selalu ingin banyak beribadah, rela berkorban untuk kepentingan orang lain, mau menanggung beban orang lain dll. Tapi sekali lagi nafsu ini bukan diri kita sejati, makanya sebelum meninggal dunia harus dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu anasir tanah.
Gerakan dalam sholat adalah duduk dengan bacaan tahiyat. Adalah proses di mana kita setelah mampu mefanakan segala unsur jasad dalam sholat sehingga kita kosong atau suwung yang ada hanya allah swt dengan adanya kita mengosongkan segala sifat dari unsur jasad maka kita berhak untuk menenui Allah sehingga Rasullullah SAW bersabda bahwa sholat itu mi’rajnya orang mukmin (H.R. Baihaki, Muslim) Mi’raj artinya naik, mengalami kenaikan pengalaman / perjalanan spiritual menuju lebih dekat dengan Allah SWT.
Di sinilah letak mirojnya orang orang mumin dalam sholat sehingga pentingnya kita sholat untuk melebur sifat sifat kebinatangan dalam diri kita yang ada hanya allah swt dalam gerak apapun.
Di dalam diriku Sumber Segala Masalah
Rasa dan hawa Menyelimuti diriku
Aku terbelenggu dalam dosa dan Noda
Sehingga Cahayamu tak tampak olehku
Rasa ingin kembali begitu dahsat
Oleh ketamakan diriku sehingga aku lupa
Akan diriku sejatinya
Lupa akan tugasku yang di berikan
Guru Mursid memberikan Pintu
Tuk Membersihkan Kegelapan hati
Agar diriku Tak terbelenggu Oleh rasa
Keinginan Nafsu dunia yang Membuat Lupa Segalanya
Berusaha terus Agar bersih dari noda
Dengan Tafakur Kepadaku
Tuk Menyatukan Diriku dengan Sejatinya AKu
Maka Aku Berdoa Kepada Tuhan
Selamatkan lah Diriku dari Diriku Sendiri
Cahaya datang Nafsupun Hilang
Tiada Daya dan Upaya
Sekarang Hanya dirimu saja dalam diriku
Cahaya Berlapis Cahaya
Menyelimuti Seluruh tubuhku
Sirna Segala Jasadku
Yang ada hanya cahayamu
Lailatur qadarpun Menghampiriku
Merindukan diriku Sejatinya
Hilang sudah Rasa Keakuanku
Hilang sudah sifat Kebendaanku
Hanya dirimu saja yang ada dalam diriku
0 komentar:
Posting Komentar